Pengertian Standar Emisi Euro

Mungkin anda sering melihat stiker "EURO" di bodi bus, mobil, truk atau kendaraan lain. Dan kebanyakan bagi kita banyak yang kurang mengerti apa sih arti dari kata Euro ?
Oke, di posting ini saya akan menjelaskan kepada anda pengertian dari kata "Euro".
Euro adalah standar emisi Eropa yang digunakan untuk industri Otomotif yang sudah ditetepkan sebagai standar emisi Internasional.
Di era GLOBAL WARMING ini banyak perusahaan/industri otomotif yang berlomba-lomba memproduksi mesin dengan emisi gas buang yang ramah, tentunya tidak luput dengan standar Emisi Euro.
Ada dua macam standar yang dikeluarkan oleh beberapa badan managemen lingkungan: EPA (Environmental Protecton Agency) Standard dan ESC (european steady cycle) atau biasa disebut Euro.
Di Amerika memiliki standar EPA, standar ini biasa dilaksanakan di industry,  Standar euro lebih banyak dipakai di perusahaan otomotif dengan beberapa tingkatannya, seperti Euro 1, Euro 2 dan seterusnya.
Standar euro mulai diterapkan tahun 1993 dengan beberapa ketentuan dan berdasarkan klasifikasi kendaraan.
Di Indonesia, bahan bakar baru memenuhi kriteria Euro 1, 2, 3 dan 4.
Nah ini dia tabel kandungan EURO EMISSION STANDARS


Spesifikasi mesin Sukhoi Superjet 100 Rusia

imageSukhoi Superjet 100 (SSJ100) merupakan pesawat komersial terbaru buatan Rusia. Pesawat
yang didukung mesin SaM146 turbofan baru dan dikembangkan oleh PowerJet ini merupakan satu-satunya jenis pesawat komersil yang dibuat oleh Sukhoi.
Dari segi kapasitas, pesawat ini dibagi menjadi dua jenis, yakni kapasitas, 70 orang dan 98 orang. Jarak tempuh yang dapat dicapai Sukhoi Superjet 100 kapasitas 98 kursi adalah 3.279 kilometer dan 4.620 kilometer untuk versi Superjet 100-95LR.
Kecepatan maksimal pesawat yang diproduksi perdana pada 2007 itu adalah 0,81 mach (992,29 kilometer per jam) dengan ketinggian terbang maksimum 12,5 kilometer. Sedangkan berat maksimum yang dapat ditahan ketika 'take-off' 38.8 ton, 35 ton ketika mendarat, dan berat kosong 9,13 ton.
SSJ100 sangat krusial bagi harapan Rusia untuk menjadi pemimpin dalam industri penerbangan modern dan mengubah penilaian publik terhadap hasil industri penerbangan Rusia yang selama ini selalu terkait dengan sejumlah kecelakaan. Pesawat dengan jarak tempuh menengah ini merupakan rival dari produsen pesawat terbang sejenis seperti Embraer (Brasil) dan Bombardier (Kanada).
Sukhoi terbaru ini melakukan terbang perdana pada 19 Mei 2008 itu memilki dimensi panjang 26,44 meter, tinggi 10,283 meter, dan lebar sayap 27,80 meter. Pesawat itu dikendalikan oleh dua pilot itu membutuhkan landasan dengan lebar 1,803 kilometer untuk terbang.
Di sisi interior, kabin pesawat superjet 100 kelas bisnis terdiri dari empat kursi dalam satu baris dan kelas ekonomi terdiri dari lima kursi dalam satu baris. Dimensi lebar kabin pesawat 127,48 inci (3,22 meter), ketinggian kabin 2,12 meter, dan jarak lebar antar kursi 18,31 inci (0,47 meter).
Sukhoi Superjet 100 memiliki fitur sistem kontrol elektronik 'fly-by-wire' yang dapat menambah dan mengurangi gigi untuk pendaratan, selain sistem rem sebagai kestablilan pesawat ketika mehanan berat.
Penerbangan komersial pertama dengan pesawat ini dilakukan pada April 2011 oleh Armavia dan menyusul Aeroflot di tahun yang sama. Proyek Superjet 100 merupakan kerjasama antara Sukhoi dengan Alenia Aeronautica, sebuah perusahaan penerbangan Italia yang merupakan anak perusahaan raksasa industri penerbangan dan pertahanan, Finmeccanica.

Suaramerdeka.com

Bus High Deck naik daun

Dunia perbisan di Indonesia lima tahun terakhir ini sangat pesat. Bukan hanya persaingan model bodi bis yang semakin elegan dan mewah, namun di Indonesia sedang tren bodi seperti pabrikan Eropa dan Amerika, yakni HIGHDECKER ..

Jangan bayangkan yang disebut bus highdecker ini seperti bus highdecker yang banyak diproduksi di Eropa maupun Amerika. Di Indonesia, platform highdecker hanya sebatas meninggikan lantai 15 cm dari bus konvensional.

Platform yang hany lebih tinggi 15 cm dari bus ukuran standar ini ternyata memiliki banyak peminat dari pemilik-pemilik PO di Indonesia.
Karena permintaan yang begitu banyak, karoseri Adiputro akhirnya memberanikan diri memproduksi bodi dengan jenis Highdecker yang banyak diminati konsumen.

Dari sisi estetika, bus-bus berplatform lantai tinggi ini terlihat menarik. Perubahan ada desain eksterior yang dikembangkan karoseri Adiputro dan Laksana membuat bus-bus produksi mereka bisa menyedot perhatian di jalan. Namun, tanpa perhitungan yang matang, bus bisa limbung saat dioperasikan.

Meski terlihat menarik, dibutuhkan perhitungan saat mendisain bus berlantai tinggi, agar manuver bus bisa berjalan mulus saat menikung dan berjalan kencang. Jika tidak diimbangi dengan perhitungan konstruksi yang sesuai bisa merepotkan pengemudi, kenyamanan penumpang pun bisa terganggu.



Thanks for Haltebus.com
Photo by Afat

 
Home | Gallery | Tutorials | Freebies | About Us | Contact Us

Copyright © 2009 AFATBENZ |Designed by Templatemo |Converted to blogger by BloggerThemes.Net

Usage Rights

DesignBlog BloggerTheme comes under a Creative Commons License.This template is free of charge to create a personal blog.You can make changes to the templates to suit your needs.But You must keep the footer links Intact.